Secara umum sistem pakar (expert system) adalah sistem
yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer agar komputer dapat
menyelesaikan masalah seperti biasa yang dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar
yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan
meniru kerja dari para ahli. Dengan sistem pakar ini, orang awampun juga
diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang cukup rumit. Dimana yang sebenarnya
hanya dapat diselesaikan dengan bantuan para ahli. Bagi para ahli, sistem pakar
ini juga akan membantu aktivitasnya sebagai asisten yang sangat berpengalaman.
Ada beberapa definisi tentang sistem pakar, antara
lain:
- Menurut
Durkin: sistem pakar adalah suatu program komputer yang dirancang untuk
memodelkan kemampuan penyelesaian masalah yang dilakukan oleh seorang
pakar
- Menurut
Ignizio: sistem pakar adalah suatu model dan prosedur yang berkaitan dalam
suatu domain tertentu, yang mana tingkat keahliannya dapat dibandingkan
dengan keahlian seorang pakar
- Menurut
Giarratano dan Riley: sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang bisa
menyamai atau meniru kemampuan seorang pakar.
Menurut (Arhami, Muhammad. 2005) definisi sistem
pakar, yaitu:
- Sistem
pakar merupakan salah satu bagian kecerdasan buatan yang akhir-akhir ini
mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sistem ini dirancang untuk dapat
menirukan keahlian seorang pakar dalam menjawab pertanyaan dan
menyelesaikan suatu permasalahan baik di bidang kesehatan, bisnis,
ekonomi, keuangan dan sebagainya.
- Sistem
pakar merupakan program komputer yang mampu menyimpan pengetahuan dan
kaidah dari domain pakar yang khusus. Dengan bantuan sistem pakar seorang
yang awam atau tidak ahli dalam suatu bidang tertentu akan dapat menjawab
pertanyaan, menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang biasanya
dilakukan oleh seorang pakar.
Maka pengertian sistem pakar sendiri adalah suatu sistem
yang mempunyai kemampuan seperti seorang ahli pakar atau mempunyai seperti
seseoarang yang ahli dalam bidang tertentu, dimana dapat menjawab masalah dan
memberikan keputusan seperti seorang pakar.
Keuntungan sistem pakar:
- Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.
- Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.
- Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.
- Meningkatkan output dan produktivitas
- Meningktkan kualitas.
- Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar.
- Mampu beroperasinya dalam lingkungan yang berbahaya
- Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan
- Memiliki reabilitas
- Meningkatkan kapabilitas system computer
- Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian
- Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.
- Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
- Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.
Kelemahan sistem pakar:
- Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal
- Sulit dikembangkan. Hal itu tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya.
- System pakar tidak 100% bernilai pasar.
Contoh Sistem Pakar:
- Dendral : Mengidentifikasi
struktur organik tak dikenal melalui analisa spektrum massa dan ilmu kimia
- Mycin: Identifikasi
bakteripenyebab infeksi dan merekomendasikan antiobiotik dengan dosis yang
disesuaikan dengan berat tubuh pasien. Dirancang
oleh Edward Feigenbaum (Universitas Stanford) th ’70 an.
- Dipmeter Advisor:
Digunakan oleh Schlumberger untuk analisis data dalam pengeboran minyak.
- XCON & XSEL : Membantu konfigurasi sistem komputer besar.Dikembangkan
oleh Digital Equipment Corporation (DEC) dan Carnegie Mellon Universitas
(CMU), akhir ’70 an. Untuk sistem komputer DEC VAC 11 1780
- Sophie :
Analisis sirkuit elektronik
- Prospector :
Digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan menemukan deposit.
Didesign oleh Sheffield Research Institute, akhir ‘70an
- Folio : Membantu
memberikan keutusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan
investasi.
- Delta :Pemeliharaan
lokomotif listrik disel. Didesign &
dikembangkan oleh General Electric Company.
- YESMVS
: Membantu operator komputer & mengontrol sistem operasi MVS (multiple
virtual storage). Didesign oleh IBM awal th ‘80an
- ACE
: SP troubleshooting pd sistem kabel telpon. Didesign & dikembangkan
oleh AT&T Bell Lab awal th ‘80an
Kesimpulan
bahwa sistem pakar adalah sistem yang berusaha
mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan
masalah yang seperti biasa dilakukan oleh para ahli dan mempunyai kemampuan seperti seorang ahli pakar atau mempunyai seperti seseorang yang ahli dalam bidang tertentu, dimana dapat menjawab masalah dan memberikan keputusan seperti seorang pakar. Jadi, pengguna bisa menyelesaikan masalah lebih cepat dan dimana saja.
Kritik
Terkadang banyak orang awam dengan teknologi dan hanya
menggunakannya sebagai aktivitas sehari-hari atau hanya mengikuti jaman, ada
pula orang yang tidak bisa mengatasi masalah dari teknologi yang dipakai
padahal kesalahan tersebut dibuat oleh dirinya sendiri.
Saran
Seharusnya di Indonesia semua berbasis sistem pakar dari
berbagai macam bidang agar semua masalah
yang ada lebih cepat terselesaikan. masyarakat juga harus banyak diberi edukasi
teknologi agar masyarakat bisa memanfaatkan semaksimal mungkin dari teknologi
sistem pakar atau untuk dipakai sehari-hari.
Sumber:
Comments
Post a Comment